Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


 


Gedung 119 PSC Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Dibobol Maling

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Gedung 119 Public Safety Centre (PSC) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Rabu dinihari tanggal 28/7/2021,sekira pukul 02.21 wib.telah disatroni maling.

Sosok maling tersebut termonitor di Closed-Circuit Television (CCTV) gedung setempat, berjenis kelamin perempuan dengan mengenakan baju kaos tangan panjang warna orange dan bercelana jeans biru.

Sebelum masuk sosok wanita itu terlihat di monitor seperti membaca situasi, lalu masuk dengan santai sambil membuka sandal yang dikenakannya menuju lantai 2 Gedung PSC 119.

Setelah beraksi sekitar 15 menit, kemudian turun dan berlalu melewati halaman depan Gedung tersebut.

Menurut Wandi ( 31 ) Petugas Scurity Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, memang  saat kejadian terlihat, situasi sedang sepi, dan dirinya bertugas di gedung utama Kantor Dinas Kesehatan.

"Saya tahu kejadian ini mendapat laporan dari petugas piket yang sekaligus korban. Lalu saya cek CCTV ternyata terlihat pelakunya seorang perempuan," ungkapnya.

Lanjut Wandi, mungkin petugas di gedung PSC itu sedang tidur dan pintu masuk yang di lantai satu tidak terkunci, sehingga maling masuk dengan begitu mudah.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP. Septiawan Adi Prihartono, mengatakan  kepada Wartawan, hal ini diketahui berdasarkan laporan yang diterimanya serta hasil dari pantauan CCTV yang terdapat di Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.

"Setelah menerima laporan, kami langsung ke TKP untuk mengadakan pengecekan serta menghimpun keterangan dari para saksi dan mempelajari monitor CCTV. Ternyata pelakunya perempuan, dan kerugian yang diketahui untuk sementara yaitu dua buah HP operator, serta uang milik dua Orang Petugas sekitar 3 juta, dan untuk selanjutnya kami masih menyelidiki kasus ini,"  ungkap Kasat reskrim kepada Wartawan.(H Adam) 

Posting Komentar untuk "Gedung 119 PSC Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Dibobol Maling"