Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Kepala BKD Rembang: Pengangkatan Tenaga Honorer Sebagai PNS Baru Isu


REMBANG (wartamerdeka.com) - Wacana tentang pengangkatan tenaga honorer yang akan dilakukan pemerintah, masih dianggap sebagai isu nasional yang belum tentu terwujud. Hal itu dikarenakan, hingga hari  ini Kementerian Pemberdayaan Apatur Negara (Kemenpan) dan Reformasi Birokrasi belum mengirimkan pemberitahuan akan adanya pengangkatan tenaga honorer untuk masing-masing Kebupaten/Kota.


Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang, Suparmin saat dikonfirmasi wartawan Selasa (15/5/2012)  mengatakan, saat ini isu tersebut hanya bisa dikonsumsi dan belum bisa dibuktikan kebenarannya. Hal ini didasarkan pada payung hukum yang ada belum sampai hingga kebupaten, yakni pemberitahuan dari Kemenpan.

”Kalau belum ada payung hukum yang kuat, kami tidak berani menyatakan ada pengangkatan atau tidak. Yang pasti, hingga tahun 2014 masih berlaku moratorium,” tegasnya

Pihaknya menjelaskan, dengan diberlakukannya moratorium yang berlaku hingga 2014 ini, maka dipastikan semua tenaga honorer belum bisa diangkat. Terkecuali dengan adanya pemberitahuan untuk mengadakan pengangkatan pada tenaga honorer.
”Jadi saat inipun kami masih menunggu hal tersebut. kalau ada pengangkatan akan kami sesuaikan dengan jumlah yang di instruksikan untuk diangkat,” katanya.
Suparmin menyebutkan, saat ini terdapat lima tenaga honorer katagori I yang tinggal menunggu surat pengangkatan di Kemenpan. Akan tetapi, pihaknya pun tidak bisa memastikan akan terangkat secara keseluruhan karena belum mengetahui terdapat test yang  sudah ditentukan oleh pihak Kemenpan sendiri atau tidak.
”Yang pasti kami tidak akan menutup-nutupi kalau ada surat pastinya kami akan segera memberitahu, termasuk apabila ada syarat dan ketentuan yang berlaku,” paparnya.
Selain itu, menurut data yang ada  tahun ini terdapat dua tenaga honorer meninggal dunia dan sepuluh tenaga honorer katagori II saat ini telah mengundurkan diri karena berbagai alasan. Akan tetapi alasan yang paling banyak adalah terangkatnya mereka menjadi PNS di Kabupaten bahkan Provinsi di Luar Jawa.
”Jadi untuk tenaga honorer katagori II yang sebelumnya berjumlah 555 kini hanya menjadi 543 orang,” bebernya.
Melihat hal itu, saat ini pihak dari dinasnya telah melakukan koordinasi melalui pemberitahuan langsung dengan melayangkan surat. Sehingga, apabila kelak terdapat pengangkatan yang ditunjuk langsung ataupun melalui test, pihak Kemenpan langsung dapat mengetahui jumlah pasti yang dimiliki Kabupaten Rembang. (hasan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...