// Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Juru Bicara Houthi Memperingatkan Serangan Jika Kapal AS Menyerang Iran dari Laut Merah


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Seorang juru bicara pemberontak Houthi di Yaman telah memperingatkan kemungkinan serangan terhadap militer AS jika kapal angkatan laut Amerika menyerang Iran dari Laut Merah.

Lanjut...

WMChannel


 

Atap Gereja GKJI Cilongkrang Ambruk



CILACAP (wartamerdeka.net) -  Atap gedung Gereja Kebaktian Jemaat Indonesia (GKJI) yang beralamat di dusun Cilongkrang, Desa Cilongkrang, Kecamatan Wanareja -Cilacap, Jateng, Selasa (26 /09/2017) sekitar pukul 0.8.00 Wib ambruk.


Puing-puing material atap gedung tampak berserakan pada saat Team dari BPBD UPT Majenang, Polsek Wanareja, datang ke lokasi.

Menurut Sekretaris Desa Cilongkrang, Rohmanuddin kepada Warta Merdeka, Selasa (26/09/2017) siang,  kejadian ambruknya gedung gereja itu dugaan sementara berawal pada Senin (25/09/2017) malam ketika Desa tersebut diguyur hujan yang sangat deras, sehingga genteng menjadi lembab.

Lembabnya genteng menyebabkan konstruksi bangunan yang sudah lama (+- 25 th )  tidak mampu menahan beban genting yang makin berat sehingga hal ini mengakibatkan atap bangunan ambruk.

Beruntung, ambruknya atap gedung gereja tidak sedang dipakai kegiatan kebaktian, sehingga tidak ada korban jiwa.
Data kerugian semetara yang berhasil dihitung oleh team dari BPBD adalah Rp.100 juta rupiah.

"Terkait ambruknya gereja GKRI tersebut, saya belum mendapat usulan dari pihak jamaat," kata Rohman.

Perlu diketahui, menurut Rohmanuddin, Gereja sering digunakan untuk acara kebaktian. Namun jumlahnya sekitar 5 KK dan depan halaman Gereja terdapat tebing yang bisa saja tanah di sekitar menjadi labil ketika musim hujan tiba, pasca musim kemarau. (Alek Tarkum)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama