// Ukraina menandatangani pakta pertahanan dengan negara-negara Teluk dalam upaya untuk mendapatkan dukungan finansial. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Menteri Luar Negeri Pakistan mengatakan perundingan antara Iran dan AS akan diadakan dalam waktu dekat.


Namun Iran kembali bersumpah untuk berjuang sampai akhir. Sumpah itu muncul setelah AS mengumumkan akan mengerahkan pasukan respons cepat militernya di wilayah tersebut.

Lanjut...

WMChannel


 

Setelah 3 Tahun Habis Kontrak, Reklame Perusahaan Rokok Baru Dibongkar


TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Bekas reklame perusahaan rokok yang disinyalir sudah habis masa kontraknya selama 3 tahun, baru dibongkar saat ini. Pembongkaran itu pun terjadi, karena ada protes dari penghuni rumah yang dipakai lahan pemasangan reklame tersebut.


“Dalam perjanjian dulu itu kontrak antara perusahaan dengan pemilik rumah hanya 2 tahun dan terhitung dari 2013-2015.Jadi selama 3 tahun ini, bekas reklame itu di biarkan begitu saja.Sehingga saya yang menghuni rumah ini melakukan protes ke perusahaan tersebut,”ujar Tita, Senin (9/7/2018).

Tita mengatakan, protes itu berkaitan dengan dampak adanya reklame tersebut, apalagi ketika waktu hujan sering mengakibatkan terjadi kebocoran hingga air tersebut masuk ke rumah.Karena posisi reklame itu tepat di atas rumahnya di Jalan Siliwangi Kota Tasikmalaya.

“Saya di sini ngontrak pada 2015 di rumah ini, tapi kata pemilik rumah itu, kontrak reklame tersebut  sudah habis selama 1 tahun.Tapi reklame tersebut masih dipasang.Namun setelah saya datang dan memprotes ke perusahaan itu, akhirnya mereka datang ke sini dan membongkarnya,”terangnya.

Wanita yang usaha rental kamera itu menambahkan setelah dirinya ditemui wartawan, kemudian tidak lama setelah itu, datang dari perusahaan rokok tersebut membawa mobil pick -up untuk membongkar reklame yang sudah habis masa kontraknya selama 3 tahun tersebut.

Ketika wartamerdeka konfirmasi ke perusahaan rokok itu yang berada di bilangan djuanda, diterima oleh Dede salah satu satpam.Dede mengatakan permasalahan itu sudah diketahuinya, bahkan sedang diproses.Karena bekas reklame itu dulu dikerjakan oleh vendor dari Bandung.

“Persoalan itu sudah di tangani langsung oleh Pak Uje bagian marketing, kebetulan sekarang ini beliau itu sedang ke lapangan dulu.Begini saja, saya minta nomor bapak wartawan saja, nanti setelah ada Pak Uje bisa di kontak.Pengerjaan reklame itu dulunya oleh vendor dari Bandung,”pungkasnya.(Ariska)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama