// Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. // Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Trulli
Houthi Yaman meluncurkan serangan rudal ke Israel ketika perang dengan Iran meningkat. Pemberontak mengatakan mereka menembakkan rentetan rudal balistik yang menargetkan ‘situs sensitif militer Israel’ di Israel selatan.

Beritanya..

Hossein: Pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan


Hossein Kanani Moghaddam, mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, mengatakan kepada NHK pada hari Jumat bahwa dirinya skeptis terhadap pernyataan Trump yang meminta waktu untuk menyelesaikan pengerahan pasukan AS di kawasan itu, guna merebut pulau-pulau di Teluk Persia. Dirinya menekankan pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan.

Lanjut...

Kadis Sosial Kab Gorontalo: Tali Asih PKH Telah Dibayarkan, Tidak Ada Masalah

Dr Zaenal Abidin, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo
LIMBOTO (wartamerdeka.info) - Terkait isu yang beredar tentang pembayaran tali asih 125 Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Gorontalo yang belum diterima dari bulan Januari sampai April 2019,  mendapat klarifikasi dari dinas terkait.

Dr Zaenal Abidin, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo menegaskan, tali asih itu sudah dibayarkan dan telah masuk ke rekening masing-masing pendamping PKH. Hanya saja terdapat dua orang yang tidak aktif dan pihaknya akan mengundang keduanya untuk dibina lagi.

"Alhamndillah, Rp 247.500.000 sudah tercairkan dan telah ditrasfer ke rekening masing-masing relawan PKH," tutur Zaenal.

Kendala yang terjadi, pertama terjadinya drop anggarran dari pusat, kedua hanya tertunda pada sistem prosedurnya saja, serta keterlambatan pun diakibatkan karena masih banyak tagihan yang harus diselesaikan,

"Jadi tidak ada masalah sama sekali sebenarnya," tegas Kadinsos.

"Pemberian tali asih ini tidak sembarang, karena kita punya prosedur-prosedur, salah satunya kita juga mengukur tingkat kinerja mereka dan harus memasukan laporan kegiatan PKH," tambahnya.

Zaenal menambahkan, kedepan  pihaknya akan memberikan  insentif tambahan buat mereka, dan hal itu akan direncanakan tahun 2020, dan anggaran tersebut sebagian berasal dari pemda dan pusat.

"Saya tegaskan, tidak ada masalah hanya miskomunikasi saja, karena ada bebeberpa rekening PKH yang tidak aktif" tegasnya.

Kadis Sosial menambahakan, pembiayaan PKH tersebut, sebagai komitmen dan itikad baik dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam hal ini Bupati Prof Nelson Pomalingo.

"Beliau (Pak Bupati) telah memberikan arahan kepada kami untuk ditinjau kembali penyaluran, baik dari sistem manajemennya hingga pengelolaan tali asinya,"  tutupnya. (Irf)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama