// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Lintas Berita: Korban sipil meningkat di Iran dan Israel


Operasi militer AS-Israel di Iran sejak Minggu dilaporkan telah menewaskan lebih dari 30 orang, sementara rudal Iran terus menghantam banyak tempat di Israel, mengakibatkan empat kematian.
Beberapa media Iran melaporkan bahwa 13 orang tewas dalam serangan udara semalam yang menghantam unit perumahan di provinsi Teheran hingga Senin.

Lanjut...

WMChannel


 

Dikira Air Mineral, Seorang Ibu Minum Cairan Kimia, Langsung Dilarikan Ke RS

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Ibu Enur (47 tahun) seorang ibu rumah tangga warga kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya tumbang setelah meminum cairan kimia yang biasa dipakai mengkilapkan kayu.

Cairan kimia itu dia beli sendiri pada hari Minggu (6/6/2021) dan disimpan di kulkas lalu jam 10 .00 wib dia merasa haus dan meminumnya alhasil mulut ibu rumahtangga itu membusa dan langsung di larikan ke IGD RSU dr Soekarjo Kota Tasikmalaya.

Usut punya usut ternyata cairan kimia itu milik anaknya untuk membuat kerajinan di sekolahnya, dan Ibu Enur pun tak sengaja meminumnya karena cairan kimia itu dalam sebuah botol air mineral.

Dia mengaku lupa, padahal dia sendiri yang mengemasnya sebelum disimpan di kulkas.

"Kemarin sore saya masukkan sendiri ke kulkas. Eh pas lagi makan dan ingin minum, saya lupa dan meminumnya, mulut saya berbusa dan muntah-muntah," terang Enur saat memberi keterangan kepada petugas Polisi di IGD.

Sementara ini, Kapolsek Indihiang Kompol Didik Rohim Hadi mengatakan, korban saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit. 

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban diduga salah minum dan yang diminumnya cairan kimia bukannya air mineral.

"Kepolisian masih menggali informasi apakah ada dugaan kesengajaan atau memang benar korban ini lupa,"  ujar Didik kepada wartawan.

(H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama