JAKARTA (wartamerdeka.info) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong pengembangan inovasi dan teknologi industri hasil tembakau mengingat sektor ini berperan penting dalam menggerakkan ekonomi dan mempunyai multiplier effect yang luas. “Industri hasil tembakau dapat menggerakkan ekonomi karena memiliki multiplier effect ,” katanya di Jakarta, Selasa (30/11/2021). Airlangga mengatakan industri jasa terkait dapat tumbuh melalui ekspansi investasi, penyediaan lapangan usaha dari hulu ke hilir, penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan bahan baku dalam negeri serta kontribusi cukai pada APBN. Kinerja industri hasil tembakau di Indonesia sendiri mencatatkan kontribusi terhadap APBN pada 2020 sebesar 10,11 persen yang tercermin dari penerimaan cukai sepanjang 2020 mencapai Rp205,68 triliun dengan proporsi terbesar Cukai Hasil Tembakau Rp170,24 triliun atau naik sebesar 3,24 persen. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan me...