Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Tri Adhianto: ASN Harus Memiliki Netralitas Pada Pemilu 2024


Walikota Bekasi Tri Adhianto melantik 11 Eselon II A/B berdasarkan Surat Keputusan Walikota Bekasi Nomer 821.2/Kep.98-BKPSDM/VIII/2023 tentang pengangkatan dan alih tugas dalam jabatan pimpinan tinggi pratama dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi, di Aula Nonon Sontani Pemerintah Kota Bekasi  pada Rabu, (30/08/2023).

Dalam keterangannya, Walikota Bekasi menyampaikan hal yang terkait jabatan pimpinan tinggi hanya diduduki paling lama lima tahun, dan berdasarkan pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi dan berdasarkan kebutuhan instansi melalui evaluasi kinerja, maka dapat diperpanjang.

“Untuk Kepala Disdamkar dan Kepala RSUD, Hasil evaluasi kinerja keduanya menunjukkan kinerja keduanya masih bagus dan tetap menjabat ditempatnya. Hal ini berdasarkan ketentuan pasal 117 ayat (1) UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan pasal 133 ayat (1) PP Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil,” kata Tri Adhianto.

Tri melanjutkan, hasil seleksi secara yang transparan dari mutasi dan rotasi serta evaluasi, terutama untuk posisi Kepala Kesbangpol dan Inspektorat Kota Bekasi karena memiliki fundamental dan situasional untuk menghadapi tahun 2024 karena harus memiliki kehangatan dan suasana damai mendekati pemilihan presiden, pemilihan calon legislatif dan pilkada serentak nantinya.

“Saya berharap betul ASN memiliki netralitas dan membantu sosialisasikan pelaksanaan pemilu damai pada tahun 2024 mendatang. Abdi Negara harus menjadi guiden kepada masyarakat agar menjalankan pemilu untuk kelanjutan kedepannya,” ujar Tri Adhianto. 

Berikut 11 Pejabat Eselon II A/B yang dilantik Walikota Bekasi: 

1. Drs. Junaedi (Sekertaris Daerah). 2. Drs.. Aceng Solahudin (Kepala Dinas Pemadam dan Kebakaran). 3 Dr. dr. Kusnanto Saidi, M.A.R.S (Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid) 4. Drs. Asep Gunawan (Kepala Dinas Tenaga Kerja). 5.Dra. Ika Indah Yarti M Si. (Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) 6. Dr. Marisi S.Pd., MM Pd (Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan). 7. Nesan Sujana ST.MT (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Polotik). 8. Zeno Bachtiar S.Si T M.Si MT (Kepala Dinas Perhubungan). 9. Muhammad Solikhin S.Si T.M.M (Kepala Dinas DBMSDA). 10. Widayat Subroto Hardi S.T.M.T (Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman).11. Iis Wisynuwati S.Sos (Insfektur Kota Bekasi. (Pandi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...