Jelang Nataru Telaga Madiredo, Destinasi Wisata Tak Pernah Sepi

Malang, wartamerdeka.info, - Wisata alam Telaga Madiredo, yang berlokasi di Dusun Lebo, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang merupakan salah satu destinasi wisata di kawasan ini yang banyak dikunjungi wisatawan. 

Apalagi, dibalik keasrian Telaga Madiredo ada kisah mistis yang cukup menarik. Dalam cerita yang sudah turun temurun itu, Telaga Madiredo konon adalah Telaga yang menjadi lokasi mandinya para bidadari. Legenda ini, sampai sekarang tetap menjadi kisah menarik untuk diceritakan. 

Cerita pewayangan Cupu Manik Astogino sangat melekat dengan legenda Telaga Madiredo. Tiga  bersaudara Guwarso, Guwarsi, dan Anjani. Singkat cerita, ketiganya berebut pusaka milik ayahnya Cupu Manik Astogino. Pusaka yang dikenal memiliki tuah yang luar biasa karena semua permohonan akan bisa terkabul. 

Mengetahui adanya perselisihan karena rebutan pusaka, sang ayah lantas memutuskan untuk membuang pusaka agar perselisihan di antara tiga bersaudara tidak berkelanjutan.

Pusaka dibuang di sumber mata air yang belakangan disebut Sumber Sumolo. Mata air yang awalnya debit airnya kecil

karena tuah pusaka Cupu Manik Astogino mata air tersebut menjadi telaga dengan debit air yang luar biasa. Kawasan tersebut kemudian disebut Madiredo. 

Pemdes Madiredo kini terus melakukan pengembangan kawasan Telaga Madiredo sebagai destinasi wisata yang diharapkan akan mampu menjadi pilar pengembangan ekonomi masyarakat desa Madiredo. 

Sebagai aikon desa Telaga Madiredo sering di jadikan lokasi kegiatan outbond dan bimtek dari berbagai instansi maupun lembaga pendidikan.
Kini menjelang liburan Natal dan Tahun Baru, Telaga Madiredo termasuk salah satu lokasi wisata yang menjadi favorite wisatawan domestik untuk berlibur. 

"Pembangunan desa wisata sebagai bentuk memajukan perekonomian desa sekaligus tetap memperhatikan aspek sosial budaya dalam rangka pemberdayaan masyarakat," ungkap salah seorang pengelola Telaga Madiredo, Rabo (13/12). (Hari)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama