Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Program Prioritas, Lahirkan Kembali Kader PII

Surabaya, wartamerdeka.info, - "Bagaimana menghidupkan dan menghadirkan kembali pelajaran islam Indonesia (PII) di setiap wilayah," ungkap H. Nasrullah Larada, ketua PP KB PII saat memberi sambutan pada Pelantikan Pengurus Wilayah Keluarga Besar  (KB PII) Jawa Timur.

Menurut Nasrullah, eksistensi KB PII akan terus berkurang secara kuantitatif, jika melahirkan kembali PII tidak menjadi prioritas program. 

Ketua Umum KB PII 2 periode itu, berharap KB PII, terutama di Jawa Timur harus melahirkan  program yang fokus pada upaya kaderisasi untuk menghadirkan kembali eksistensi PII. 

Misalnya, merumuskan model model pelatihan yang bisa menarik kaum millenial, sesuai dengan kebutuhan mereka saat ini.
"Prioritas KB PII harus menghidupkan kembali PII agar eksistensi KB PII tidak punah," harap Nasrullah Larada.
Sementara, ketua PW KB PII Jawa Timur kembali menegaskan menghadapi tahun politik KB PII harus mampu memberi kontribusi pada arah perpolitikan indonesia yang lebih baik.
"Menghadapi tahun politik, semoga keberadaan KB PlI bisa memberi kontribusi pada arah politik yang lebih baik. Masyarakat bisa berfikir cerdas, sehingga mampu memilih pemimpin yang waras", ungkap Prof. Zainuddin Maliki. (Nas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama