// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel tidak akan bernegosiasi dengan Hizbullah


Duta Besar Israel, Yechiel Leiter, mengatakan meskipun Israel telah setuju untuk melakukan pembicaraan tentang Lebanon di Washington, DC, pada hari Selasa, namun tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah..

Lanjut...

C&R Edisi 'Skandal Seks Wakil Rakyat' Hilang Di Pasaran

JAKARTA – Tabloid C & R Edisi 'Skandal Seks Wakil Rakyat' tiba-tiba hilang di pasaran. Pihak penerbit tabloid hiburan yang bermoto “Bukan Tabloid Biasa” ini pun mencetak ulang edisi tersebut. "Karena hilang di pasaran, kami semalam memutuskan untuk cetak ulang dan akan didistribusikan ke agen-agen siang ini," kata Pemimpin Redaksi C&R, Ilham Bintang,  Rabu (3/11/2011).

Sebelumnya C&R edisi 'panas' ini dicetak sebanyak 75 ribu eksemplar pada Senin (1/11/2011) malam dan didistribusikan ke agen pada Selasa (2/11/2011) siang hari. Namun, dalam hitungan yang singkat, tabloid itu diborong orang misterius, sehingga tidak sempat dijajakan oleh agen dan loper.

"Kami cetak ulang juga sebanyak 75 ribu eksemplar. Kami distribusikan siang ini," ujar Ilham.

Tabloid C&R yang bertarif Rp 6.000 ini mengulas tentang kasus perselingkuhan anggota DPR. C&R mengulas hal ini berdasarkan data dari Badan Kehormatan (BK) DPR yang menerima banyak laporan kasus perselingkuhan wakil rakyat.

"Dari banyak laporan itu, data yang kami dapatkan, hanya dua kasus perselingkuhan yang bisa ditindaklanjuti BK," kata Ilham.

C&R juga melakukan investigasi di Bandung mengenai kasus skandal seks politisi Partai Demokrat berinisial N dengan perempuan berinisial D. N dilaporkan D ke sebuah polsek di Bandung terkait skandal seks itu.

Penelusuran C&R, kasus itu kemudian dilimpahkan ke Polres. "Tapi, ternyata berkas laporan itu tiba-tiba hilang," kata Ilham.

Untuk menyeimbangkan pemberitaan mengenai N itu, C&R telah mencoba menghubungi Partai Demokrat dan N. Namun, N tidak bisa ditemui dan dihubungi untuk klarifikasi.

"Kami telah menghubungi tokoh Demokrat, Pak Subur Budhisantoso. Dan lewat Pak Subur, N siap untuk ditemui. Tapi, ternyata N tetap tidak mau ditemui," ujar Ilham.

Tabloid C&R edisi 'Skandal Seks Wakil Rakyat' ini bercover foto politisi N. Dia mengenakan baju warna putih-biru Partai Demokrat dan berpeci putih.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama