Iklan

 


Iklan

 


,

MENU

Iklan

 


Prof. Nelson Sebut Momentum Usia Emas PPP Sebagai "Starting Point'" Menuju Kemenangan

Kamis, Januari 05, 2023, Januari 05, 2023 WIB Last Updated 2023-01-05T03:12:45Z

GORONTALO (wartamerdeka.info) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo mengatakan, momentum peringatan  Hari lahir (Harlah) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang ke 50 tanggal 5 Januari 2023 kali ini merupakan "Starting Point'" bagi Partai berlambang Ka'bah ini menuju kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang.

Menurutnya, pada usia emasnya, PPP telah melalui sebuah proses perjalanan yang cukup panjang dan dinamis dengan berbagai tantangan dan suka-duka yang menyelimutinya. 

Di balik itu, P3 ungkap Bupati Gorontalo ini, merupakan salah satu  Partai di Indonesia yang tidak hanya berpengalaman dalam merawat nasionalisme dan kebangsaan Indonesia, tapi juga telah berkiprah dan berkontribusi dalam mengawal proses dan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, jika merujuk pada sejarah kelahirannya, PPP, ujar  "Sang Deklarator" Provinsi Gorontalo ini, sejak awal berdirinya merupakan "Rumah Besar Umat Islam"  yang tetap eksis di tengah munculnya belasan hingga puluhan partai di era reformasi.

Hal itu terjadi, karena PPP sejak kelahirannya 50 tahun lalu, merupakan hasil  fusi atau gabungan dari partai-partai Islam, yakni Partai Nahdhatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam atau Perti. 

Tidak heran pula, jika nama-nama besar dan tokoh-tokoh ulama terkemuka  Indonesia, berada dibalik lahirnya partai ini. Sebutlah misalnya,  KH Idham Chalid yang menjabat Ketua Umum PB NU era tahun 1970-an, H.Mohammad Syafaat Mintaredja, SH (Ketua Umum Parmusi), Haji Anwar Tjokroaminoto ( Ketua Umum PSII), Haji Rusli Halil (Ketua Umum Perti), dan Haji Mayskur (Ketua Kelompok Persatuan Pembangunan di DPR). 

"Dengan hasil gabungan dari partai-partai besar berbasis Islam itulah, maka PPP sejak awal berdirinya  memproklamirkan diri sebagai Rumah Besar Umat Islam,” tandasnya.

Dalam kerangka itulah, maka  di usia emasnya tahun 2023 ini menurut Prof. Nelson, merupakan momentum yang tepat dan penting untuk  mereaktualisasikan cita-cita luhur lahirnya partai ini berdasarkan tuntutan dan perkembangan zaman.

Olehnya, peringatan 50 tahun PPP kali ini merupakan "Starting point'" untuk membangun konsolidasi dan kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan menuju kemenangan, terutama dalam rangka menghadapi Perhelatan Pemilihan Umum 2024 mendatang.

Targetnya, PPP pada pesta demokrasi 2024 mendatang, mampu mendudukkan kader-kader yang handal dan berkualitas di lembaga legislatif maupun pada Pemilihan Kepala Daerah bahkan Pemilihan Presiden.

"Yang jelas, kita sudah memiliki target-target politik beserta konsep dan strategi menuju kemenangan pada Pemilu 2024" pungkasnya.(AM)

Iklan4

 


 


HEAD LINE

Survei Polmatrix: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi Capai 75,5 Persen

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Hasil survei Polmatrix menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Republik Indonesia ...