// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

HKTI Banten Dukung Swasembada Pangan di Indonesia


TANGERANG, wartamerdeka.info - Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ( DPD HKTI ) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Daerah, Sabtu (4/1/2025) di Tangerang Provinsi Banten.


Keterangan yang diperoleh, HKTI Banten melaksanakan Musyawarah Daerah, memunculkan calon tunggal, Ir. H. Asep Jatnika Sutrisno, M.M., dalam sidang terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD HKTI Provinsi Banten periode tahun 2025 – 2030 menggantikan dr.Adang Sopandi Ketua sebelumnya.


Bertempat di Gedung Usaha Daerah Lantai 2 Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten yang di hadiri Ketua dan pengurus DPC HKTI Kota/Kabupaten Se Provinsi Banten, Waketum DPP HKTI Kaharudin Syah, Ketua Umum Perempuan Tani HKTI Dian Novita S, Ketua HKTI Provinsi Banten Periode 2015-2025 Adang Sopandi dan tamu undangan lainnya.


Dalam acara Musda HKTI mengangkat tema “Menggali Potensi Pertanian Dalam Mewujudkan Swasembada Pangan di Provinsi Banten”. Ir. H. Asep Jatnika Sutrisno Ketua HKTI Provinsi Banten terpilih mengatakan pihaknya akan bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam memajukan bidang pertanian. 


“Pemerintah daerah dan petani harus bersinergi dalam mengatasi kebutuhan dan kendala-kendala yang dialami petani. Di bidang advokasi sendiri kami telah siapkan beberapa pengacara untuk membantu permasalahan petani,” ungkapnya saat menyampaikan sambutan.


Asep Jatnika yang juga Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menambahkan secepatnya DPD HKTI Provinsi Banten akan mengadakan rapat kerja untuk menyusun satu persatu program dari setiap bidang.

"Dalam waktu dekat ini kami akan menyusun program, tentunya masukan dari setiap bidang dan kami akan mengadakan Raker." ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama Waketum DPP HKTI Kaharudin Syah mengatakan, pihaknya bersyukur dengan adanya gelaran Musda Banten agar HKTI Banten mampu melahirkan pengurus baru  yang dapat bekerja dengan nyata tidak lain untuk kesejahteraan para petani di Banten," tutupnya.


Seperti diketahui, dalam sejarahnya HKTI merupakan penyatuan empat belas organisasi penghasil pertanian utama yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, pendapatan, harkat, dan martabat petani, penduduk pedesaan, dan pelaku agribisnis lainnya. (Rays)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama