// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Pakar Iran: Harga Minyak Bisa Mencapai $150 per Barel Jika Perang Berlanjut 10 Hari Lagi


www.kibrispdr.org

Seorang ahli strategi energi senior, Mahdi Arabsadegh, yang berafiliasi dengan Lembaga Teknik dan Teknologi Iran, memperkirakan harga minyak akan mencapai $150 per barel di pasar global jika perang AS dan Israel di negara itu berlanjut selama 10 hari lagi.

Arbsadegh mengatakan, kepada kantor berita Fars bahwa penutupan Selat Hormuz oleh Iran terhadap "kapal musuh" telah mencegah lewatnya 21 juta barel minyak per hari sejak awal perang dan telah secara drastis memengaruhi pasokan.

Ia mencatat bahwa harga minyak adalah $65 per barel sebelum selat ditutup dan naik tajam menjadi $119, meskipun ada upaya AS untuk menjaga harga tetap rendah.

Ini termasuk keputusan pemerintahan Trump untuk mencabut sanksi atas pembelian minyak Iran di laut selama 30 hari.(Aljazeera/red)

Redaktur

No Comment

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama