# Pakistan Siap Menjadi Tuan Rumah Pembicaraan AS-Iran # Pesawat Hercules AU Kolombia jatuh saat lepas landas, 66 orang tewas #

Qatar Energy menyatakan keadaan force majeure atau kahar pada beberapa gas alam cair atau LNG karena perang Iran. (Al-Jazeera)

Qatar Energy menyatakan keadaan force majeure atau kahar pada beberapa gas alam cair atau LNG karena perang Iran.

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Langkah ini diambil di tengah gangguan produksi yang terkait dengan perang Amerika-Israel dengan Iran yang telah memengaruhi Qatar.

Keadaan kahar karena mempengaruhi beberapa kontrak pasokan  LNG jangka panjangnya termasuk untuk pelanggan di Italia Belgia Korea Selatan dan Tiongkok.

Langkah pada hari Selasa ini diambil di tengah gangguan produksi dan pasokan yang disebabkan perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Keadaan kahar adalah klausul dalam kontrak yang memungkinkan suatu pihak untuk dibebaskan dari kewajibannya karena peristiwa yang tidak dapat diprediksi. Perusahaan minyak di Kuwait dan Bahrain juga baru-baru ini menggunakan keadaan kahar.

Pasar energi global telah terguncang sejak Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang Iran pada 28 Februari 2026 lalu.

Serangan rudal dan drone Iran di seluruh Timur Tengah terutama di wilayah Teluk telah menargetkan fasilitas minyak dan gas yang memicu kecaman internasional.

Iran juga  telah menutup Selat Hormuz jalur air penting di Teluk yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan LNG dunia.

Serangan dan penutupan selat tersebut telah memicu kekhawatiran yang meningkat seiring dengan melonjaknya harga energi. (Aljazeera/red)

Posting Komentar