// Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. //

Berita Foto

Israel tidak akan bernegosiasi dengan Hizbullah


Duta Besar Israel, Yechiel Leiter, mengatakan meskipun Israel telah setuju untuk melakukan pembicaraan tentang Lebanon di Washington, DC, pada hari Selasa, namun tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah..

Lanjut...

Covid Meningkat, Danrem 071/Wijayakusuma Apelkan Apkowil Tegal

TEGAL (wartamerdeka.info) - Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., apelkan prajurit Kodim 0712/Tegal dalam rangka mengecek kesiapan Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) Tegal terkait penanganan Covid-19, Jumat (18/6/2021) di Makodim 0712/Tegal.

Diketahui bahwa di wilayah Kodim 0712/Tegal yang membawahi dua wilayah yakni Kabupaten dan Kota Tegal, saat ini kondisi di salah satu wilayahnya yakni wilayah Kabupaten Tegal, terdapat 11 Kecamatan termasuk dalam zona merah penularan wabah Covid-19.

Danrem 071/Wijayakusuma mengatakan, guna mengantisipasi dan mencegah segala kemungkinan meluasnya keterpaparan Covid-19 di masyarakat, apel gelar pasukan ini untuk mensinergikan pelaksanaan tugas penanganan Covid-19 di lapangan.

Menurut Kolonel Lagan, dalam pelaksanaannya, di wilayah harus ada posko terpadu guna menyinkronkan pelaporan data-data yang aktual dan valid serta langkah penanganannya.

Di samping itu, kepada segenap prajurit yang nantinya akan ditempatkan di lapangan, dalam melaksanakan tugasnya harus humanis karena ini tugas mulia untuk menyelamatkan masyarakat kita dari Covid-19.

"Tetap disiplin protokol kesehatan, hindari pelanggaran dan tidak ada kegiatan yang bersifat individu, semuanya Sinergis," jelas Kolonel Lagan.  

Personel yang BKO terdiri dari gabungan satuan baik AD, AL, AU sebanyak 355 personel, mereka akan melaksanakan tugas hingga dua minggu ke depan dalam rangka operasi pengetatan dan pendisiplinan protokol kesehatan bagi masyarakat. Namun sebelum diberangkatkan, personel harus di-Swab test antigen terlebih dahulu untuk mengetahui sehat dan tidaknya personel untuk menjalankan tugas ini.

"Selama diperbantukan, personel BKO akan dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat guna mensosialisasikan dan mengedukasikan protokol kesehatan kepada masyarakat," pungkasnya. (D)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama