Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

PII Jatim Selenggarakan Leadership Basic Training di Kediri

 Kediri, wartamerdeka.info, - Pengurus Pelajar Islam Indonesia Wilayah Provinsi Jawa Timur (PW PII Jatim) terus melakukan pembinaan dan kaderisasi tanpa putus kepada generasi muda khususnya kalangan pelajar yang menjadi konsen utamanya.

Itu tampak dari agenda kegiatan yang sudah terencana dengan baik, seperti kegiatan BATRA (Leadership Basic Training) yang berlangsung di Kauman, Gurah Kabupaten Kediri awal Ramadhan, 11-17 Maret 2023.

Ketua Umum PII Jatim, Chamid mengungkapkan kegiatan Batra di Kediri diikuti peserta dari berbagai daerah dan kota di jawa timur.

“Dalam acara ini hadir kader PII dari Banyuwangi, Lumajang, Sumenep, Lamongan, Blitar hingga Ngawi ikut serta meramaikan.” Kata Chamid dalam keterangan tertulis yang dikirim ke media ini.

Hadir pula Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Kab kediri, seperti Etik Khusnatul Mar Ati seorang aktivis Aisyiyah Kediri dan Achmad Fanani Sumali yang juga aktivis Muhammadiyah Kediri.

Chamid mengatakan untuk mencetak kader umat yang potensial proses kaderisasi harus berjalan terus menerus dan berjenjang.

“Dalam proses kaderisasi setidaknya ada 4 pilar yang harus dijaga estafetnya, pertama proses rekrutmen kader, kedua pembinaan mental dan ideologi agar daya tahan juangnya kuat, ketiga pembinaan kecakapan soft skill yang mumpuni dan distribusi serta mentoring kader ke lini strategis” tutup dia. (Galih)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama