TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

IPJI Harus Pro Aktif Melawan Berita Menyesatkan

Ketua DPW IPJI Banten, Josep Minar, narasumber di Pesantren Al Bantani, Kota Serang, diikuti 40 peserta dari berbagai Pesantren yang ada di Provinsi Banten. (Foto:Istimewa)

Serang (wartamerdeka.info) - Era teknologi semakin berkembang dan merambah masuk ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat tanpa adanya proteksi yang berpotensi merusak gaya hidup dan melunturkan budaya Indonesia. 

Hal ini disampaikan Ketua DPW Provinsi Banten Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Josep Minar, yang menyempatkan diri berdiskusi dengan para awak media di Kota Serang, Jum'at (5/9/2025), dalam menanggapi maraknya berita hoax dikalangan masyarakat.

"Saya khawatir bila rekan Pers hanya fokus pada urusan pemberitaan saja dan mengabaikan edukasi kepada masyarakat, negeri ini akan selalu menghadapi masalah, karena Media Sosial begitu mudah di akses masyarakat tanpa didasari tanggung jawab," kata Josep Minar, yang mengaku sejak 1988 aktif di Harian Umum Merdeka selama 26 tahun. 

DPW IPJI Banten, mendapat kesempatan untuk memaparkan materi Lobi dan Negosiasi, di hadapan peserta warga Pesisir Pantai Gopek sebagai pamanfaat program infrastruktur lingkungan. (Foto:Istimewa)

Josep, yang sebelumnya Pengasuh Rubrik Kerenagakerjaan, Edisi Minggu Harian Umum Merdeka, menekankan pentingnya peran organisasi baik Profesi Pers maupun organisasi yang konsen terhadap informasi untuk menangkal isyu-isyu menyesatkan.

Terjadinya demo baru-baru ini, lanjut Josep menjelaskan, lantaran maraknya tayangan di medsos yang memprovokasi dan mengajak masyarakat ikut berdemo.

"Coba lihat tayangan video-video di medsos yang masif mengajak masyarakat berunjuk rasa," ujar Josep, yang saat ini juga menjalankan usaha sebagai konsultan media dan publikasi.

Mendampingi 100 pengusaha UMKM Banten, persiapan studi tour ke IPB Bogor, Tema: UMKM Naik Kelas. (Foto: Aditya/Rayi)

Redaktur eksekutif di salah satu media ini juga berharap, IPJI yang dalam waktu dekat ini akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta, harus menerbitkan program kerjanya yang fokus pada pendidikan, baik untuk kalangan Pers, Penulis maupun masyarakat. 

Maka itu, ujarnya, DPW IPJI Banten akan mendukung siapapun Ketua Umum IPJI periode mendatang, tetapi dengan dasar yang objektif dan tidak memilih lantaran pertemanan atau saudara.

Begitu pula, lanjut Josep, Dewan Pimpinan Pusat IPJI ke depan harus kreatif dan bekerja ikhlas serta memiliki semangat "tiada hari tanpa kerja".

Menjawab pertanyaan, Josep Minar menjelaskan,  DPW IPJI Banten sudah banyak melatih pelajar dari kalangan SMA dan SMK di Kota Tangerang. Jumlahnya sangat fantastis, 600 siswa siswi dari 17 sekolah yang ada di Kota Tangerang. 

"Alhamdulillah IPJI sudah menggelar Diklat di 17 sekokah SMA SMK. Selain itu IPJI Banten juga melatih anggota organisasi Serikat Pekerja Nasional (SPN) di Kabupaten Serang," kata Josep menjawab pertanyaan media tentang gerakan IPJI Banten. 

Informasi yang diperoleh, IPJI Banten setiap tahun selalu di undang untuk Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Banten. Selain itu dipercaya menampilkan narasumber untuk media warga melalui program PNPM Mandiri.

Begitu pula IPJI Banten sebagai pendamping dua organisasi besar di Provinsi Banten, yaitu Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wilayah Banten dan Perkumpulan Urang Banten (PUB). 

"Kedua organisasi di Banten, yaitu ICMI dan PUB memercayakan kepada IPJI mendampingi program siarannya membuka studio. Wah, kalau mau di buka kegiatan IPJI Banten, masih banyak Kang," kata Josep menutup diskusi, yang tidak saja dengan kalangan media tetapi juga para tokoh masyarakat di Banten. (Rayi Sukma)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama