Tasikmalaya (wartamerdeka.info) - Kabel optik yang tidak tertata bukan hanya menjadi masalah estetika, tetapi juga mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap pelaku usaha penyedia jaringan internet. Hal ini dinyatakan Asep Setiadi, Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) DPC Kota Tasikmalaya, di kantornya Kamis (31/07/2025). "Kita tidak tahu apakah semua provider ini punya izin atau tidak. Yang jelas, kabel-kabel mereka menggantung semaunya di ruang publik tanpa memperhatikan keselamatan dan keindahan kota," ujar Asep. Tidak hanya merusak keindahan visual, kabel-kabel tersebut juga berpotensi membahayakan warga, terlebih saat terjadi cuaca buruk, pohon tumbang, atau kecelakaan lalu lintas. PWRI Kota Tasikmalaya, Asep menegaskan, mendorong pemerintah kota untuk segera melakukan penertiban dan pendataan ulang terhadap seluruh penyedia jaringan internet, baik swasta, BUMN, BUMD, maupun provider independen lainnya. Hal ini, lanjutnya, sangat penting untuk memastikan bah...